Cecep Reza alias Bombom menghembuskan nafas terakhirnya pada hari ini, Selasa( 19/ 11) jam 13. 30 Wib di kediamannya, Kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. Dia dikabarkan wafat dalam kondisi tidur serta sebab sakit jantung yang telah diidapnya semenjak lama. Memang benar jika Cecep Reza meninggal karena serangan jantung.

Mertuanya, Tuti Herawati mengatakan sepekan tadinya, Cecep pernah menempuh pembedahan jantung serta dapat sembuh. Dia pula dirawat di Rumah sakit Abdi Waluyo sebab penyakit jantung tersebut.

” Jadi Cecep itu ia sakit jantung, seminggu yang kemudian memanglah ia pembedahan jantung terus udah sembuh. Terus kira- kira 3 hari ke mari. Aku pula baru dapet berita tadi, aku langsung ke mari,” ucap Tuti.

” Telah lama( sakit jantung). Iya habis dirawat di Abdi Waluyo. Kebetulan joker via pulsa tanpa potongan aku tidak se- rumah ya, waktu itu anak aku kasih berita Cecep udah dirawat, tahu- tahu mah udah sembuh itu waktu malam Senin,” jelasnya.

Dokter pakar jantung, dokter Vito dokter Vito A Damay, SpJP berkata, penyakit jantung memanglah identik dengan terdapatnya penyumbat pada pembuluh darah yang terdapat di jantung. Perihal ini terjalin sebab plak ataupun arteriosklerosis dalam pembuluh darah rusak serta menimbulkan pembekuan darah.

” Intinya terdapat pembekuan darah secara seketika di dalam pembuluh darah, akibat terdapatnya penyempitan tadinya serta menimbulkan penyumbat,” ucapnya pada detikcom, Selasa( 19/ 11/ 2019).

Bila sumbatannya telah terlanjur terdapat, wajib dicoba aksi semacam pemasangan ring. Perihal ini dicoba supaya pembuluh darah bisa bekerja dengan wajar kembali. Jadi saat Cecep Reza meninggal karena serangan jantung memang sempat dilakukan operasi.

” Tetapi, jika telah berat sumbatannya, ya ingin tidak ingin wajib lewat pembedahan bypass buat membuka sumbatannya. Makanya jaga serta mulai aware dari saat ini,” jelas dokter Vito.

Pembedahan bypass ini ialah aksi buat menanggulangi penyumbatan ataupun penyempitan pembuluh darah arteri koroner. Prosedur ini dicoba buat penderita penyakit jantung dengan metode menggunakan pembuluh darah dari organ badan lain, bagaikan jalur pintas mengalirkan darah ke otot jantung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *